Tuesday, 22 October 2013

Mengenal Istilah Sambungan Pipa HDPE


Apa jadinya pipa tanpa sambungan, jelas hal ini tak bisa terpakai mengingat produksi pipa dengan diameter tertentu hanya dibuat tak kurang dari 10 M. Pentingnya sebuah sambungan juga sangat berpengaruh pada kualitas saluran. Karena jika diabaikan, tentu hal ini berisiko tinggi mengakibatkan kebocoran, begitu pula yang terjadi pada jenis pipa HDPE, pipa dengan kualitas terbaik hingga saat ini.

Aksesoris sambungan adalah hal mutlak yang perlu kita penuhi dalam setiap instalasi pipa, dimanapun itu berada. Baik di rumah sampai proyek pertambangan. Beda jenis pipa, tentu beda pula sambungan yang diperlukan. Seperti jenis pipa PVC, tentu memerlukan jenis aksesoris fitting dengan material yang sama.

Nah, kali ini kita akan memperkenalkan beberapa jenis aksesoris pipa HDPE yang biasa digunakan untuk material pipa PE-100. Apa saja itu?

Pada dasarnya hampir setiap pipa memiliki aksesoris fitting yang sama. Beberapa diantaranya Elbow, yakni material yang digunakan untuk menyambung dua pipa dengan sudut kemiringan 45 dan 90 derajat. Ada juga Tee, adalah sambungan pertigaan yang dapat menyambung 3 pipa dengan bentuk seperti huruf “T”.
Jika Anda memerlukan sambungan untuk jenis pipa beda ukuran (Besar dan kecil), bisa jadi Reducer adalah jenis fitting yang pas. Dan sepertihalnya aksesoris ini, sambungan lain dengan metode 3 pipa biasa disambung dengan aksesoris bernama Reduced Tee.

Untuk sambungan lurus pipa HDPE, kita bisa menggunakan compression joint, dengan aksesoris bernama Male Thread Joint Equal atau Female Thread Joint Equal. Bagian ini juga dapat Anda sambung dengan aksesoris Couplet dan Clamp Saddle. 

Tak hanya memilih jenis kebutuhan aksesoris untuk instalasi agar sesuai dengan sudut ruangan, elemen terpenting dalam hal ini adalah pemetaan. Karena tanpa ukuran yang pas sambungan tak akan berguna, saat diameter pipa yang digunakan tidak sama dengan diameter sambungan. Untuk itu, pastikan ukuran diameter pipa, termasuk sambungan pipa berdiameter berbeda (Reducer).

Info Seputar Produk Pipa HDPE dan Fitting  Silahkan hubungi
Adi Cahyo
Telp. : 085850444378, 03181878096
Email : adicahyorachmawan@gmail.com

Monday, 21 October 2013

Pipa HDPE Cocok Untuk Proyek di Indonesia



Kuat Lentur dan tahan terhadap residu bahan kimia, adalah karakter yang sangat menonjol pada jenis pipa berbahan dasar Polyethylene. Bagi banyak proyek di Eropa, jenis pipa ini telah menjadi pilihan utama, begitu pula di Indonesia.

Masalah utama sistem perpipaan di Indonesia adalah kontur geografis yang berbukit dan rawan gempa. Hal ini diperparah sinar matahari dan kelembaban udara yang tinggi, membuat pipa besi mudah sekali mendapatkan masalah karat. Hal ini yang kemudian dapat diantisipasi dengan pipa HDPE.

Kenapa hdpe? Dalam perkembangannya, jenis pipa berbahan dasar thermo plastik pada dasarnya telah dikembangkan sejak era 70an di Eropa. Beberapa ahli kimia berhasil membuat sebuah produk dengan kekuatan terbaik setelah mendapat banyak kendala saat menggunakan jenis pipa besi. Selain berat, meski kuat pipa besi sering terkendala dengan masalah kebocoran yang terjadi karena (Berawal dari) karat.

Produk yang juga dikenal dengan nama  pipa PE-100 juga sangat baik terhadap segala jenis cuaca. Sehingga sepanas apapun terik matahari, pipa jenis ini umumnya tidak gampang rusak. Karena titik leleh yang sangat tinggi, yakni 80 derajat celcius.

Bahan yang diciptakan dengan sempurna, membuat pipa jenis ini juga dikenal memiliki tingkat keretakan sangat kecil. Bahkan dibanding dengan jenis pipa yang lain, pipa HDPE dikenal lebih awet hingga memiliki usia penggunaan hingga 50 tahun.

Selain material yang telah teruji dalam tes di laboratorium, sistem sambung dengan teknik persenyawaan yang sempurna membuat pipa jenis ini lebih tahan terhadap kebocoran. Dalam sebuah uji coba, bagian ini bahkan lebih kuat ketimbang material pipa HDPE sendiri.

Material pipa HDPE berbagai ukuran kini banyak di jumpai di Indonesia. Tak hanya produk pipa, jenis dan ragam aksesoris fitting juga telah tersedia banyak dengan tingkat kebutuhan yang bisa disesuaikan. Ingin menggunakan sistim sambung electric fusion, but fusion atau mechanical joint, semua bisa dilakukan sesuai kebutuhan.

Informasi Produk Pipa HDPE Silahkan hubungi :
Adi Cahyo
031 81878096
085850444378
adicahyorachmawan@gmail.com

Saturday, 19 October 2013

Tips Instalasi Pompa Air yang Baik




Disadari atau tidak, kebutuhan air bersih di rumah sangat dibutuhkan ketimbang kebutuhan listrik. Karena dengan sistem distribusi pipa air yang baik, kebutuhan minum, memasak dan mandi akan lancar, dan tak bisa dipungkiri, hal ini sering berguna ketimbang aliran listrik.

Pada dasarnya, untuk memastikan aliran berjalan sesuai dengan yang diharapkan adalah sumber energi listrik yang stabil. Untuk itu, gunakan stabilizer untuk memastikan pasokan listrik stabil. Selain itu, dalam hal penempatan, jauhkan pompa dari panas terik matahari, hujan dan genangan air. Seperti benda elektrik yang lain, panas sangat mudah dihasilkan saat mesin dijalankan. Untuk itu, pastikan sirkulasi udara di sekitar pompa berjalan lancar.

Untuk mempermudah dalam hal renovasi (Saat terjadi kendala), tempatkan pompa di tempat yang mudah dijangkau. Hal ini akan memangkas biaya pemeliharaan pompa, dengan tidak melakukan pembongkaran di kawasan sekitar pompa.

Untuk mengurangi risiko kebocoran, jangan gunakan banyak sambungan. Buatlah jalur yang efektif, dengan didominasi jalur lurus. Cara ini juga akan meminimalkan masalah hambatan yang terjadi pada saluran air. Untuk mengurangi dan mencegah tekanan berlebihan dari mesin, Anda juga dapat memasang klem pada bagian sambungan pipa.

Dekatkan pompa dengan dasar, dalam hal ini letakkan 30 cm pompa di dalam sumber mata air, dan masukkan selang hingga posisi terendam air. Perhatikan tekanan presure air. Dalam hal ini jika tekanan 1.1 ~ 1.8 kgf/cm2, hal ini berarti setara dengan 11 meter. Jadi, jarak vertikal antara pompa dan toran tidak boleh lebih dari 11 meter.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah sambungan dan pipa. Dalam hal ini, pasang instalasi dengan bernar, sehingga tidak terjadi kebocoran baik pada bagian hisap sampai dorong. Hal ini akan mengoptimalkan aliran air sesuai dengan yang diharapkan. Untuk menghindari kejutan listrik yang bisa mengakibatkan kecelakaan fatal, pasang kawat arde untuk mengatasinya.

Thursday, 17 October 2013

Lebih Hemat Dengan Pipa HDPE



Etilena, adalah bahan mentah yang diolah menjadi material istimewa dalam membuat beberapa produk plastik spesial dengan karakter kuat. Bahan ini terbuat dari minyak mentah dan gas alam. Dibuat dengan suhu dan proses tertentu, bahan ini kemudian dikembangkan menjadi bahan Polyethylene, yang tak lain menjadi bahan baku pipa hdpe

Dalam hal bahan baku, sifat material Polyethylene, terlebih setelah dikembangkan menjadi High-Density Polyethylene umumnya memiliki sifat istimewa. Diantaranya membuat barang lebih kuat, tahan lama, dan fleksibel. Untuk keperluan bahan pembuatan pipa, bahan ini tentu saja bebas korosi, dan bisa digunakan untuk media penyalur air minum. Selain itu, bahan ini biasanya memiliki sifat resisten terhadap bahan kimia.

Dalam hal aplikasi didalam tanah, umumnya jenis pipa berbahan dasar HDPE lebih tahan lama dibanding dengan jenis yang lain. Sehingga aplikasinya dapat digunakan hingga 100 tahun. Memiliki tekstur yang halus, bahan ini membuat zat yang dialirkan susah berhenti dan mengendap. Sehingga tidak gampang rusak karena bocor.

Untuk keperluan perpipaan di Eropa dan Amerika, produk pipa jenis PE-100 ini menjadi standar baku yang sering digunakan untuk berbagai proyek. Instalasi yang mudah karena beratnya yang ringan, dan cara sambung yang sederhana menggunakan alat khusus (Weleding Machine). 

Dalam penggunaannya, pipa PE biasa digunakan untuk berbagai keperluan. Seperti saluran air minum, air limbah, dan bahan kimia. Jenis pipa ini juga dapat digunakan untuk saluran limbah berbahaya dan gas bertekanan. Minim korosi, bahan yang kokoh dan teknik sambung yang istimewa (Dengan cara pemanasan), membuat pipa jenis ini tak mudah rusak dan bocor.

Selain digunakan untuk bahan pipa, Etilena adalah bahan yang juga digunakan untuk berbagai macam perabotan rumah tangga. Seperti kantong plastik, bahan ini membuat kantong tak mudah jebol, lebih kuat menahan beban dan yang pasti tipis dan ringan.

Beberapa bahan lain juga sering menggunakan bahan ini, seperti produk botol plastik untuk menyimpan air minum. Bahan ini membuat bahan didalam botol aman dan tidak mudah tercemar bahan kimia diluar botol.

Cikal Bakal Pipa HDPE Wavin

Johan Keller, Pendiri Wavin (Foto:Ist)

Sejarah Wavin sebagai salah satu perusahaan pipa air minum berkualitas di dunia, berawal pada tahun 1950 di Zwolle, di Belanda. Saat itu, Johan Keller yang seorang direktur WMO, utilitas air setempat, sangat membutuhkan sistem saluran pipa ramah lingkungan dan awet dalam penggunaan, salah satunya pipa hdpe

Saat itu Keller, dan perusahaan air minum setempat sangat terbiasa dengan jenis pipa besi. Meski efektif untuk saluran air minum dan karakternya lebih kuat, namun dalam hal hambatan, penggunaan material ini juga tak kalah berisiko. Karena dalam penggunaan kurun waktu tertentu, masalah karat adalah hal yang tak bisa dihindari.

Bagi Keller dan tim, hal ini tentu bukan permasalahan yang sederhana. Pasalnya, karat yang berujung pada kebocoran, sering berdampak pada peningkatkan kerugian yang signifikan bagi perusahaan. Hal ini yang kemudian membuat Keller berpikir untuk menggunakan jenis pipa lain yang lebih bersahabat dan yang pasti tidak bisa berkarat.

Pilihan kemudian jatuh pada jenis pipa plastik. Hanya saja, pada tahun 1950, mencari jenis pipa ini untuk kebutuhan air minum adalah hal yang mustahil. Ide untuk bereksperimen kemudian muncul dari Keller. Memanfaatkan sebuah bengkel sederhana di Zwolle, Belanda, ia kemudian berusaha menciptakan sebuah produk pipa plastik yang bisa digunakan untuk saluran air minum.

Keinginan Keller kemudian terwujud pada tahun 1953, ia dan tim berhasil menciptakan produk pipa dengan material anti karat namun dapat digunakan untuk kebutuhan saluran air minum. Dalam produk pertamanya, Keller berhasil menciptakan purwarupa produk pipa dengan diameter lebih dari 100 mm.

Penemuan ini kemudian dirasakan sangat berguna bagi pengembangan saluran perairan di kawasan tempat Keller bertugas. Tak hanya itu, kualitas dan kegunaannya yang optimal, membuat produk ini kemudian dipesan untuk beragam kebutuhan perairan secara nasional dan internasional.

Karena banyaknya permintaan dan peningkatan produksi pipa, pada Agustus 1955, WMO menciptakan sebuah perusahaan pipa yang fokus pada produksi pipa. Dan pada saat itu, produksi pipa Wavin dimulai dengan 52 karyawan didalamnya.
Bersambung ...